(Oleh: I Gede Ariyasa)
Sahabat DBEdu selamat bertemu kembali. Kali ini Dhyan Bali Edu akan mengulas kembali salah satu pekerjaan guru yaitu membuat jurnal guru. Ketika pembelajaran berjalan secara tatap muka, maka pembuatan jurnal guru tampaknya tidak menjadi masalah. Nah..ketika pembelajaran dilaksanakan secara daring, bagaimana membuat jurnal gurunya? Pembuatan jurnal guru untuk pembelajaran daring perlu dibuat sedemikian rupa, sehingga dapat dipertanggungjawabkan. Artinya bagaimana membuat jurnal pembelajaran daring sehingga proses belajar daring terlihat, dengan didukung oleh rekam jejak digital yang tidak terbantahkan. Mari kita simak ulasan berikut.
Sahabat DBEdu, bisa mengikuti tutorial Cara Membuat Jurnal Guru Untuk Pembelajaran Daring pada Channel Youtube ya.
Sebelum para sahabat DBEdu khususnya para guru membuat jurnal pembelajaran daringnya, ada beberap hal yang perlu dipersipakan antara lain:
- Persiapan yang harus ada adalah Form jurnal pembelajaran daring. Sebagai alternatif dapat dibuat seperti contoh berikut. Para sahabat DBEDu, silakan menyesuaikannya.
- Persiapan berikutnya adalah alamat Link. Persiapan itu antara lain dapat berupa: google form daftar hadir siswa, materi pembelajaran, video pembelajaran, tugas, penilaian, dsb. Semuanya itu sebaiknya disimpan di Drive sehingga kita mudah menshare melalui alamat Linknya. (Simak artikel tentang Link berikut. Klik Di Sini.)
Sebenarnya itu adalah 2 (dua) persiapan pokok yang mestinya ada dalam pembuatan jurnal pembelajaran guru secara daring. Sahabat DBEDu, tinggal mengisi form yang sudah disiapkan. Ketika jurnal pembelajaran daring sudah dibuat seobjektif mungkin, maka pembelajaran daring betul-betul dapat dipertanggungjawabkan.
Bagaimana sahabat DBEdu, tidak susah kan membuatnya. Ayo kita berikan yang terbaik untuk anak negeri.
Salam








Trims infonya..sngat bermanfaat
BalasHapusTerima kasih komenya. Semoga memberi manfaat
Hapus