Sahabat DBEdu, Selamat bertemu kembali dengan Dhyan Bali Edu. Kali ini kita akan mengakhiri pembahasan Kekuatan Angka dalam Kehidupan, Numerologi Pythagoras. Kali ini kita membahas makna khusus angka dalam konfigurasi numerologi. Ini semua dilakukan setelah kita mencari peta numerologi seperti yang sudah dibahas pada Bagian 2. Pada bagian akhir ini, kita tinggal menginterpretasikan makna dari konfigurasi numerologi.
Suhening Sutardi (2008: 44) menyatakan, makna khusus angka-angka sesuai dengan posisi tertentu dalam konfigurasi numerologi akan memudahkan pembacaan hal ihwal segala sesuatunya menyangkut nasib dan masa depan insan. Dengan demikian suatu kesimpulan juga lebih dimungkinkan akurasinya. Tentu saja kekuatan batin, intuisi, kejernihan dan kebersihan akal budi nurani berkontribusi utama dalam ketepatan membaca konfigurasi numrologi. Selebihnya adalah pengalaman profesional yang membedakan tingkat keahlian antara numerolog satu dengan lainnya.
Berikut adalah uraian makna khusus angka-angka dalam konfigurasi numerologi dari angka 1. Artinya jika kita mempunyai angka penampilan1, angka ambisi 1, dan seterusnya, maka makna khususnya dapat dilihat sesuai tabel.
|
Peta Numerologi |
Makna Khusus Angka 1 |
|
Angka
Penampilan |
Bermartabat,
kewibawaan, menonjol, berbusana baik, mengesankan dan banyak yang menaruh
rasa segan serta hormat. |
|
Angka
Ambisi |
Ingin
bebas, ambisius, tidak menyukai sebagai bawahan, ingin memegang peranan dan
memimpin, bahkan menguasai |
|
Angka
Kepribadian |
Memberikan
pengaruh kuat untuk menjadi pemimpin di berbagai kegiatan. Harus mengandalkan
kemampuan sendiri, memperlihatkan keberanian dan menghindarkan aspek negatif dari
angka 1 seperti watak egois, mementingkan diri sendiri dan otoriter. |
|
Angka
Getaran Awal |
Memberikan
pengaruh ketegasan, terus terang dan keyakinan individualisme |
|
Angka
Nasib |
Inisiatif, orisinal, aktif, pintar, mendominasi, dapat menyelesaikan proyek-proyek
intelektual, kepemimpinan namun kurang memperhatikan pekerjaan fisik |
|
Angka
Tabel Intensitas |
Berani,
berdaya cipta, sering menyinggung perasaan orang. Kurang mansiri, tidak mampu
mengambil keputusan, kurang keyakinan dan kemauan, dan menarik diri |
|
Periodesasi |
Tahap
1: kemauan keras untuk belajar, mandiri, bebas dan menonjolkan diri Tahap
2, 3: penuh inisiatif, inovatif, kemauan, kekuasaan dan kebesaran Tahap
4: membimbing, mengarahkan, menasehati dan perjuangan pantang menyerah |
|
Tahun
Pribadi |
Inovasi,
merintis, memulai dan memperlihatkan keunggulan, potensi maupun kepemimpinan.
Tunjukkan keberanian, tetapi harus menghindari sikap keras kepala |
|
Bulan
Pribadi |
Memberikan
pengaruh baik untuk rencana-rencana baru, kesempatan baru masih harus
berkaitan dengan yang lama. |
(Sumber: diadaptasi dari Suhening Sutardi, 2008: 44-70)
Semua yang kita bahas dari Bagian 1 sampai Bagian Akhir ini, semuanya kembali kepada keyakinan kita. Dan yang terpenting adalah semuanya kembali keyakinan kita kepada Sang Sutradara, Tuhan Yang Maha Esa. Kita tidak bisa hanya pasrah dan menyerah begitu saja. Sambil tetap kokoh pada keyakinan kepada Tuhan, kita harus berusaha sekuat tenaga menjalani kehidupan dengan lebih baik. Ketika ini tercapai, harmonisasi tentu akan tercapai.
Karena keterbatasan ruang, pada kesempatan ini tidak dapat disampaikan semua makna khusus dari angka-angka yang ada. Bagi sahabat DBEdu yang ingin memperdalamnya atau sekadar ingin tahu makna khusus peta numerologinya dapat membaca lebih lanjut buku yang ada di bagian akhir tulisan ini. Atau dapat menghubungi kami DBEdu, Dhyan Bali Edu.
Salam
Suhening
Sutardi, 2008, Kekuatan Angka dalam
Kehidupan, Dilengkapi dengan 729 Pola dasar Manusia, Berdasarakan Numerologi
Pythagoras. Cetakan pertama. Jakarta: Pustaka Yashiba.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar