Tulisan Berjalan

<< DBEdu Blog - I Gede Ariyasa >> << Terima Kasih Sudah Berkunjung >>

Selasa, 07 Juli 2020

DIKLAT MENGHADAPI KEGAGALAN, SUKSES ADALAH GURU YANG SANGAT JELEK

Sahabat DBEdu, hari ini Dhyan Bali Edu menceritakan sebuah pembelajaran kehidupan yang nampaknya cukup menarik bagi para orang tua dan tentu bagi kita semua. Sebuah postingan dari grup whatsapp alumni SMP, yang mungkin bisa menjadi pembelajaran kita semua. Kita simak kisahnya.

Ada seorang anak laki-laki yang pintar, Dia selalu memperoleh angka 100% di bidang sains, Dia diterima di IIT Madras dan memperoleh nilai tinggi di IIT. Kemudian melanjutkan ke Univ of California untuk MBA. Memperoleh gaji tinggi di AS dan tinggal di sana. Menikah dengan gadis Tamil cantik. Beli rumah besar dengan kamar 5 dan sedan mahal. Dia mempunyai segala sesuatu yang membuat dia sukses, tetapi beberapa bulan yang lalu dia bunuh diri setelah lebih dulu menembak istri dan anak-anaknya.
APA YANG SALAH ?

Klinik Psikologi Institut California mempelajari kasus ini dan menemukan apa yang salah? Para peneliti menemui teman dan keluarga laki-laki tersebut dan menemukan bahwa dia kehilangan pekerjaan karena Krisis Ekonomi AS dan terpaksa menganggur untuk jangka yang panjang. Bahkan setelah dia mengurangi jumlah gaji sebelumnya, dia tetap tidak memperoleh pekerjaan. Kemudian cicilan rumahnya macet dan dia dan keluarganya kehilangan rumah tersebut. Mereka dapat bertahan beberapa bulan dengan duit seadanya dan dia dan istrinya memutuskan untuk bunuh diri. Dia lebih dulu menembak istri dan anak-anaknya dan kemudian menembak dirinya. Kasus ini menyimpulkan bahwa laki-laki itu :


Dididik untuk Sukses, tetapi tidak dipersiapkan untuk Gagal. Sekarang, mari kita bahas pertanyaan sebenarnya. Apa yg menjadi kebiasaan orang yang sangat sukses? Pertama-tama, saya ingin mengatakan bahwa jika anda telah mencapai sesuatu, ada kemungkinan kehilangan segalanya. Tidak seorang pun tau kapan Krisis Ekonomi akan terjadi di dunia ini! Kebiasaan sukses terbaik adalah memperoleh pelatihan menghadapi kegagalan! Saya ingin mengatakan kepada setiap orang tua, Jangan hanya mendidik anak anda menjadi sukses, tetapi ajari mereka menghadapi kegagalan dan juga ajari mereka pelajaran yang tepat tentang hidup.


Belajar sains dan matematika tingkat tinggi akan membantu mereka lulus ujian yang sangat kompetitif tetapi Pengetahuan tentang Kehidupan akan membantu mereka menghadapi setiap masalah. Ajari mereka tentang bagaimana uang bekerja dari pada hanya mengajari mereka Bekerja untuk Uang. Bantu mereka menemukan "passionnya", sebab semua titel ini tidak akan membantu mereka dalam Krisis Ekonomi dan kita tidak tau kapan lagi Krisis Ekonomi akan terjadi di muka bumi ini.)
SUKSES ADALAH GURU YANG JELEK
KEGAGALAN MENGAJARKAN ANDA LEBIH BANYAK HAL


Mungkin kita berpikir bahwa itu hanya untuk mereka yang hidup di kota-kota saja. Tapi mari kita cermati kehidupan kita di massa pandemi Covid-19 ini. Kita dapat merasakan bahwa krisis itu kita rasakan hampir pada semua sendi-sendi kehidupan. Apakah mereka tinggal di kota, di desa, atau di mana saja. Semuanya terkena dampak dari krisis ini. Jika tidak siap kita menghadapinya, mungkin kejadian seperti kisah di atas akan terjadi pada diri kita.

Jadi ini menjadi pelajaran untuk para orang tua dan kita semua semua, kita harus memberi pembelajaran kehidupan yang baik pada diri kita dan anak-anak kita. Sudah saatnya paradigma pembelajaran kepada generasi diubah. Bahwa sukses itu adalah guru yang jelek, tetapi kegagalan mengajarkan kita banyak hal.

Kegagalan bukanlah hal yang harus ditangisi dan disesali. Bahwa kegagalan merupakan pendidikan dan pelatihan bagi kita untuk menjalani kehidupan ini. Satu, dua, atau tiga kegagalan akan memberi pembelajaran berharga bagaimana kehidupan ini dilakoni. Kegagalan bekerja seperti vaksin dalam tubuh kita. Ketika kegegalan dapat dilalui, maka kekebalan kita menghadapi kegegalan kehidupan menjadi lebih baik. Karena apa? Karena kita sudah memiliki imun tubuh kegagalan.

Kalau begitu, sukses apa tidak penting? Sukses bukan tidak penting, tetapi akan sangat komplit ketika bisa meraih sukses dan kita punya imun kegagalan yang sangat baik. Sehingga ketika dalam suatu kesusksesan kita menghadapi serangan virus kegagalan, kita akan bisa bertahan dengan baik. Jadi kita bisa bertanggung terhadap kehidupan yang diberikan Tuhan kepada kita.
Bagaimana sahabat DBEdu, tetap semangat
Salam

 


3 komentar: